Read This Post

Kasau; Tercapainya Kemampuan Operasional Yang Optimal



Kebijaksanaan TNI Angkatan Udara kedepan masih mengarah pada upaya untuk meningkatkan kesiapan operasional Angkatan Udara. Oleh karena itu, prioritas utama yang harus kita lakukan akan terfokus pada upaya tercapainya kemampuan operasional yang optimal dari segenap satuan-satuan udara TNI Angkatan Udara, serta mantapnya lembaga-lembaga pendidikan.

Kenapa satuan-satuan udara dan lembaga pendidikan menjadi prioritas? Satuan udara dan lembaga pendidikan adalah front liner, ujung tombak TNI Angkatan Udara, karena dari sanalah kesiapan operasi dan tuntutan akan kualitas sumber daya manusia, dapat dijawab.

Demikian penegasan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya TNI Imam Sufaat saat dilangsungkan entry briefing di Auditorium Denmabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/11). Acara dihadiri Komandan Sesko TNI Marsekal Madya TNI Edy Harjoko, Para Asisten Kasau, dan seluruh pejabat TNI AU yang berdinas di Mabes AU maupun di luar Mabes AU,

Dikatakan, salah satu program percepatan reformasi birokrasi TNI adalah penyiapan kekuatan pokok minimum (minimum essential force) yang mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI AU baik dalam tugas operasi militer untuk perang maupun tugas operasi militer selain perang secara efektif dan efisien, namun tetap memiliki kemampuan daya tangkal yang cukup.

Menurutnya, anggaran yang disediakan untuk pengadaan suku cadang alutsista dan jasa pemeliharaan terbatas, sehingga kondisi ini sangat berpengaruh pada kemampuan untuk penyiapan pesawat terbang dan penyediaan jam terbang. Memperhatikan kondisi tersebut harus dilakukan langkah-langkah konkrit yang diantaranya adalah pengetatan penggunaan jam terbang dengan prioritas kepentingan operasi dan maintaining skill para awak pesawat.

”Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, memerlukan waktu dan pengintegrasian dari seluruh unsur perencana dengan melibatkan fungsi-fungsi pembinaan organik lainnya dalam satu system yang utuh. Terlebih untuk tetap mempertahankan kebutuhan minimum jam terbang setiap penerbang, maka Komandan Skadron harus mampu mengintegrasikan misi tugas dengan misi latihan”, tegas Kasau.

Dalam hal pemeliharaan Kasau mengharapkan untuk tetap mendahulukan alutsista yang harus diprioritaskan, mengoptimalkan, dan membangun kembali kemampuan depo-depo pemeliharaan yang mampu melaksanakan pemeliharaan tingkat berat, sehingga ketergantungan pada luar negeri dapat diperkecil. Bahkan secara nasional Angkatan Udara harus dapat memanfaatkan kemampuan fasilitas pemeliharaan nasional (GMF, MNA) dengan meningkatkan kerjasama dengan BUMNIS.

Sementara bidang inteligen, logistik, dan perbekalan oleh setiap pejabat yang mengawaki harus mampu menentukan langkah konkrit guna mendukung dan keberhasilan setiap tugas. Terlebih bahwa kepentingan utama TNI Angkatan Udara adalah dapat diwujudkannya kemampuan dan kesiapan operasional dalam arti luas termasuk didalamnya kesiapan personel serta cita-cita untuk menjadikan TNI AU sebagai ”the First class air force”.

sumber : web TNI-AU

Do Your Best, Share Our Article

Related Posts

No Response to "Kasau; Tercapainya Kemampuan Operasional Yang Optimal"

Posting Komentar